Polres Tanjab Timur Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan

By administrator 16 Sep 2019, 12:03:16 WIB Polres Tanjab Timur
Polres Tanjab Timur Tangkap Pelaku Pembakaran Lahan

Tribratanews.jambi.polri.go id – Polres Tanjab Timur Polda Jambi, Kebakaran Hutan dan Lahan yang terjadi di beberapa wilayah Kab. Tanjung Jabung Timur saat ini masih terus dilakukan Pemadaman oleh Tim Satgas Karhutla Kab. Tanjung Jabung Timur. Dari beberapa lokasi kebakaran yang terjadi, Polres Tanjung Jabung Timur telah berhasil mengamankan 5 (lima) pelaku pembakaran lahan. Pelaku yang berinisial S, E, HR, S dan ES di amamkan pada waktu dan tempat kejadian yang berbeda.

Kapolres Tanjabtim, AKBP Agus Desri Sandi saat Press Release, Jumat (13/9) siang mengatakan, Para Pelaku yang berinisial S dan E merupakan pelaku pembakaran lahan dengan TKP di Parit 5 Kanan RT 09 Dusun II Ds. Air Hitam Laut, Kec. Sadu yang diamankan pada tanggal 10 Agustus 2019 lalu. Sedangkan pelaku yang berinisial HR, S dan ES diamankan pada tanggal 25 Agustus 2019 sebagai pelaku pembakaran dengan TKP di RT 11, Talang Jando Dusun Pangkal Kemang, Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat.” Ungkap Kapolres

Kapolres menjelaskan, “awalnya berdasarkan informasi dari BKTM Labuhan Pering, Brigadir Sobri bahwa telah terjadi kebakaran lahan atau kebun di daerah Parit 5 Kanan RT 09 Dusun II pada hari Senin (29/7) sekira pukul 15.30 WIB. Kemudian pada Selasa (30/7), Kapolsek Sadu, IPTU M. Rafisal beserta personil dan anggota Babinsa mendatangi TKP kebakaran lahan tersebut.

“Tim dibantu masyarakat Air Hitam Laut untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, dan api susah dipadamkan lalu menjalar ke lahan kebun milik orang lain,” jelasnya.

Dan kronologis kebakaran lahan di Rano, sekira bulan Mei 2019 salah seorang warga berinisial S dan beberapa teman lainnya melakukan pembersihan lahan dengan cara menebas dan menumbangkan kayu berikut semak belukar di RT 11 Talang Jando Dusun Pangkal Kemang untuk dibiarkan kering.

Namun pada bulan Juli 2019 S kembali ke lokasi lahan bermaksud untuk mengumpulkan kayu dan bekas tebasan yang sudah kering menjadi beberapa tumpukan lalu dibakar.

“Kemudian pada hari Jumat (23/8) lalu sekira pukul 14.00 WIB telah terjadi kebakaran lahan di TKP yang diduga berasal dari pembakaran kayu yang dilakukan oleh S dan kawan-kawan,” terangnya.

Usai dilakukan penangkapan terhadap kelima pelaku, Polres Tanjabtim juga telah mengamankan Barang bukti berupa 5 buah senjata tajam jenis parang, 3 potongan kayu bekas kebakaran, 1 buah korek warna hijau dan biru, 1 bibit pinang bekas terbakar, 1 buah cangkul, 1 buah bilah dodos dan 1 unit alat semprot.

“Kelima pelaku dikenakan Pasal 56 ayat (1) jo Pasal 108 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dengan tantangan hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 M,” sebut Kapolres.

Pada Saat Konferensi Pers tersebut, Kapolres menghimbau bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tanjabtim agar sama-sama menjaga lingkungan untuk terhindar dari bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan dengan tidak membuka kebun atau lahannya dengan cara membakar, karena akan membahayakan diri pribadi dan lingkungan.

Kapolres mengajak masyarakat maupun perusahaan “untuk bekerjasama dan membantu menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan yang ada di wilayah kita ini, agar kabut asap yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur cepat menghilang,” ucap Kapolres mengakhiri.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


SOSIAL MEDIA

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Marine Cushion

    Jadi inget dulu pas jaman sekolah juga pernah di datengin sama bapak-ibu polisi untuk ...

    View Article
  • Boat Cushion

    Memang alat keselamatan sangat harus diperhatikan dan dibutuhkan untuk sebuah kapal, ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video