Ngaku Sebagai Kapolsek, Satu Keluarga Penipu Lelang Online di Tangkap Ditreskrimum Polda Jambi

By administrator 21 Feb 2019, 15:18:00 WIB kriminal

Berita Terkait

Berita Populer

Ngaku Sebagai Kapolsek, Satu Keluarga Penipu Lelang Online di Tangkap Ditreskrimum Polda Jambi

Tribratanews -  Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi berhasil mengungkap kasus penipuan online, hal ini terungkap dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Direktur Reskrimum Polda Jambi AKBP Edi Faryadi didepan awak media. Kamis (21/2).

Kasus penipuan online ini menimpa korban yang berinisial N, seorang dosen warga Jambi. Dan dalam kasus ini lima orang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Direktur Reskrimum Polda Jambi AKBP Edi Faryadi mengatakan, lima orang tersangka yang ditetapkan yakni Surya, Arifin Damanik, Ridho, Aditiya, dan seorang perempuan bernama Primadona, yang merupakan warga Tebing Tinggi, Provinsi Sumatera Utara.

"Tiga orang tersangka merupakan satu keluarga, yakni Arifin Damanik, Primadona, dan Ridho. Statusnya ayah, ibu, dan anak," kata Direktur Reskrimum Polda Jambi.

“Saat ini Primadona, Ridho, dan Aditya telah ditahan di Mapolda Jambi. Sementara itu Arifin Damanik dan Surya saat ini berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Siborong borong, Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara,”tambahnya.

"Arifin dan Surya sudah kita periksa dengan berkoordinasi dengan pihak Lapas. Mereka ini narapidana. Dan statusnya sudah kita tetapkan tersangka," ungkap Direktur Reskrimum Polda Jambi.

Adapun modus yang dilakukan tersangka adalah menawarkan lelang mobil kepada korban. Edi juga mengatakan masing-masing tersangka memiliki peran berbeda-beda.

"Tersangka Surya dan Arifin berperan menghubungi korban, yang nomornya dipilih secara acak. Kepada korban tersangka ini mengaku kapolsek yang menawarkan mobil lewat proses lelang," beber Reskrimum Polda Jambi.

"Sementara tersangka Ridho berperan mencari rekening bank yang bisa dibeli. Bersama tersangka Primadona, dia (Ridho, red) juga mendistribusikan uang yang ditransfer korban," kata Reskrimum Polda Jambi.

Sementara itu, untuk korban N telah mentransfer uang sebesar Rp 183 juta. "Korban dijanjikan mobil Mazda," ujar Reskrimum Polda Jambi.

Ditanyakan mengenai pembagian uang hasil kejahatan, Edi mengatakan tergantung peran masing-masing tersangka. "Uangnya dibagi sesuai peran," pungkasnya.

Penulis Lilik Adhi

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


SOSIAL MEDIA

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Marine Cushion

    Jadi inget dulu pas jaman sekolah juga pernah di datengin sama bapak-ibu polisi untuk ...

    View Article
  • Boat Cushion

    Memang alat keselamatan sangat harus diperhatikan dan dibutuhkan untuk sebuah kapal, ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video