Kasat Polair Polres TanjabTimur Atasi Konflik Nelayan Dengan Winwin solution

By administrator 28 Mei 2017, 18:57:59 WIB Polres Tanjab Timur
Kasat Polair Polres TanjabTimur Atasi Konflik Nelayan Dengan Winwin solution


(tribratanews.jambi.polri.go.id).  Telah terjadi konflik antara kelompok nelayan Desa Kuala Simbur dengan kelompok nelayan Desa Lambur Luar Kec.Muara Sabak Timur Kab.Tanjung jabung timur, tentang batas wilayah penangkapan ikan dan penggunaan alat tangkap ikan.

Tak ingin permasalahan yang terjadi di masyarakat tersebut menjadi besar, Kasatpolair Polres Tanjung jabung timur Iptu Maskat maulana.SH langsung sigap dan bertindak dalam menyelesaikan konflik antara kelompok nelayan Desa Kuala Simbur dengan kelompok nelayan tersebut dengan Win-wib Solution yakni sebuah tekhnik komunikasi negosiasi yang menempatkan kedua belah pihak dalam posisi menang.

Bertempat di aula Kantor Camat Sabak Timur yang di hadiri oleh camat Muara Sabak Timur,Kapolsek Muara Sabak Timur 
BKTM Desa Lambur Luar,BKTM Desa Kuala Simbur ,Kanit IK Polsek Muara Sabak Timur,Kades Kuala Simbur,Kades Lambur Luar,Ketua kelompok nelayan ke dua desa yang bersengketa langsung di adakan diskusi penyelesaian masalah tersebut serta membahas permasalahan Adanya komplain dari nelayan yang gunakan alat tangkap ikan jaring belat kelong dari masyarakat Desa Lambur Luar kepada nelayan yang gunakan alat tangkap ikan troll mini masyarakat Desa Kuala Simbur yang menangkap ikan di wilayah pinggir pantai yang merupakan daerah jalur tangkapan nelayan jaring belat kelong.

Dari hasil diskusi tersebut di lakukan upaya penyelesaian masalah dengan mengundang kedua belah pihak\kelompok nelayan jaring belat kelong/ cedok Desa Lambur Luar dan nelayan troll mini Desa Kuala Simbur yang bersengketa.

Penyelesaian konflik  dengan metode FGD dan Mediasi dan di dapatkan hasil penyelesaian masalah antara lain kesepakatan oleh kedua belah pihak yang kemudian dituangkan dalam Berita Acara Pernyataan  bahwa
Masyarakat nelayan Desa Kuala Simbur sepakat untuk tidak melakukan penangkapan ikan di  dalam wilayah penangkapan jaring belat  kelong .

Apabila masih melakukan penangkapan ikan di wilayah jalur penangkapan ikan jaring kelong akan dilakukan penegakkan hukum oleh aparat Kepolisian dan bersedia menyerahkan Kapal / Pompongnya kepada aparat yang berwajib sesuai peraturan / Undang2 yang berlaku.
Nelayan Desa Lambur Luar dalam mencari ikan dengan jaring kelong memberikan Tanda Tanda pada ujung dan pangkal jaring pada saat mencari ikan.

Penangkapan ikan yang gunakan alat tangkap di luar jaring kelong, dilakukan minimal 300 Meter  dari pancang belat paling ujung.


Untuk nelayan yang gunakan alat tangkap jaring diharuskan memberikan tanda berupa bendera yang menunjukan ujung jaring dan pangkal jaring yang dipasang. 

 Pada waktu musim barat maka penangkapan ikan dilakukan di luar wilayah jaring belat kelong, Dilarang menggunakan alat tangkap ikan yang di larang dan dilarang gunakan alat tangkap ikan di daerah aliran sungai. 


Kemudian Berita Acara Pernyataan tersebut di tanda tangani oleh masing-masing perwakilan kelompok nelayan dan Pejabat Kepala Desa setempat.Akhirnya konflik tersebut dapat di selesaian dengan baik dan damai sehingga tidak terjadinya kerawanan kamtibmas di masyarakat.(@ndhi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


SOSIAL MEDIA

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Marine Cushion

    Jadi inget dulu pas jaman sekolah juga pernah di datengin sama bapak-ibu polisi untuk ...

    View Article
  • Boat Cushion

    Memang alat keselamatan sangat harus diperhatikan dan dibutuhkan untuk sebuah kapal, ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video