Di Depok, Wakapolri Sampaikan Soal Virus Corona

By administrator 13 Mar 2020, 15:48:45 WIB Nasional
Di Depok, Wakapolri Sampaikan Soal Virus Corona

Tribratanews.jambi - Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menegaskan agar masyarakat tidak terpolarisasi terkait berbagai isu yang hadir. Terlebih lagi jika isu itu masih disangsikan kebenarannya.

"Hoaks itu merusak, kufur nikmat. Sebab Tuhan telah memberikan Indonesia nikmat berbentuk rasa aman. Kalau kita tidak aman, kita tidak bisa beribadah. Seperti contoh saudara-saudara kita di Afganistan, di Timur Tengah. Mereka cemas apabila melaksanakan ibadah sebab hoaks jadi akar masalah yang kemudian merusak bangunan kebangsaan negara-negara tersebut," tegas Wakapolri usai menyampaikan Tausiah Kamtibmas Wakapolri  di Masjid jami Al Aula Pondok Pesantren Al Karimiyah, Sawangan, Depok, Jumat (13/03/2020).

Wakapolri melanjutkan contoh paling mutakhir belakangan ini yaitu hoaks terkait virus Corona di masyarakat.

"Jangan jadikan meluasnya wabah virus corona untuk memperuncing dan melebarkan polarisasi sosial. Tetapi sebaliknya, mari mengambil hikmah untuk menjadikannya sebagai sarana persatuan bangsa. Ini adalah tanggungjawab kita bersama untuk melakukan langkah pencegahan dan penanggulangan. Masyarakat juga jangan panik. Tanamkan pola hidup sehat. Terus berolah raga dan jangan lupa untuk berdoa kepada Allah SWT. Corona sebenarnya juga membawa hikmat yaitu mempersatukan bangsa-bangsa di dunia, termasuk di Indonesia," lanjut Wakapolri.

Selain itu, Wakapolri juga mengingatkan, agar seluruh elemen masyarakat khususnya di Kota Depok yang tak lama lagi akan memiliki hajatan demokrasi.
 
"Depok akan melaksanakan pilkada. Jangan sampai pilkada membelah masyarakat, jangan sampai terjadi konflik. Ikuti mekanismenya. Kita laksanakan hajatan demokrasi dengan suasana aman, damai dan sejuk," kata Wakapolri.

Untuk itu, Wakapolri meminta agar masyarakat ikut mewujudkan salah satu dari tujuh program prioritas Kapolri yaitu pemantapan harkamtibnas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat-red).

"Mari bergandengan tangan bersama. Mulai dari pemerintah, stakeholder, masyarakat, para ulama, kyai, pemuka agama dan habaib serta seluruh umat. Dilandasi oleh nilai agama, kemanusiaan dan tentu ketaqwaan terhadap Allah SWT. Polisi tidak bisa sendirian untuk mengamankan negara. Maka itu, ulama dan umaroh adalah kekuatan NKRI. Kalau bersatu maka semua permasalahan selesai," pungkas Wakapolri.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


SOSIAL MEDIA

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Marine Cushion

    Jadi inget dulu pas jaman sekolah juga pernah di datengin sama bapak-ibu polisi untuk ...

    View Article
  • Boat Cushion

    Memang alat keselamatan sangat harus diperhatikan dan dibutuhkan untuk sebuah kapal, ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video