Bagai Kerajaan, Pimpinan SMB dan Istri dipanggil Yang Mulia dan Bunda Ratu oleh Anggotanya

By administrator 21 Jul 2019, 19:29:04 WIB kriminal
Bagai Kerajaan,  Pimpinan SMB dan Istri dipanggil Yang Mulia dan Bunda Ratu oleh Anggotanya

Tribratanewsjambi - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrkmum) Polda Jambi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Muslim selaku pimpinan Serikat Mandiri Batanghari (SMB) dan anggota kelompoknya yang berhasil ditangkap.

Sebelumnya, Muslim dan puluhan anggota kelompoknya telah ditetapkan sebagai tersangka penganiyaan, pengrusakan serta pencurian terhadap tim Satgas Karhutla Jambi yang sedang bertugas di kawasan hutan Distrik VIII PT. Wirakarya Sakti (WKS), Kabupaten Tanjung Jabung Barat, (Tanjabbar) yang terjadi pada 13 Juli lalu.

Dari hasil pemeriksaan terungkap jika Muslim sangat dihormati oleh anggota kelompok SMB. Bahkan oleh pengikutnya Muslim dipanggil "Yang Mulia". Sementara itu Deli Fitri yang merupakan istri Muslim, dipanggil "Bunda Ratu".

"Muslim ini dipanggil Yang Mulia oleh anggotanya, sedangkan istrinyanya dipanggil Bunda Ratu," ungkap Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol M Edi Faryadi saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (21/7/2019).

Lebih lanjut Edi mengungkapkan, selain sebagai pemimpin, Muslim juga berperan sebagai orang yang mengorganisir aktivitas kelompol SMB. Sedangkan sang istri berperan sebagai sekretaris dan bendahara SMB.

Edi juga meragukan jika SMB merupakan kelompok tani. Pasalnya, saat dilakukan penangkapan pihak kepolisian tidak menemukan barang bukti yang merupakan peralatan pertanian.

Bahkan Edi mendua jika SMB merupakan kelompok krimimal bersenjata (KKB). Ini berdasarkan barang bukti yang diamankan dari penangkapan kelompok SMB pimpinan Muslim.

"Tidak ada ditemukan alat tani. Yang ada cuma senjata api rakitan, parang, samurai, bahkan bambu runcing," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Jambi telah menetapkan 59 orang tersangka dari kelompok SMB, termasuk Muslim dan istrinya. Mereka dijerat dengan pasal 170 KHUPidana, pasal 363 KHUPidana, dan Undang–Undang Darurat Nomor 2 Tahun 1951




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment


SOSIAL MEDIA

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

  • Marine Cushion

    Jadi inget dulu pas jaman sekolah juga pernah di datengin sama bapak-ibu polisi untuk ...

    View Article
  • Boat Cushion

    Memang alat keselamatan sangat harus diperhatikan dan dibutuhkan untuk sebuah kapal, ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video